Tampilkan postingan dengan label TUTORIAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TUTORIAL. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Mei 2013

Tips memotret Stage Photography

guys, ada tips cantik nih buat kamu yang mau memotret Stage Photography. mau tau? ini dia,
  • yang pertama : kenali dulu orang atau grup yang akan kamu potret,
  • ke dua : jika kamu masih asing dengan aksi panggungnya, jangan langsung dipotret, tapi nikmati dulu beberapa saat lagu yang mereka tampilkan.
  • ke tiga : nggak ada salahnya jika kamu larut atau ikut menikmati sebuah alunan lagu yang dibawakan, karna dengan itu kamu akan lebih mudah mendapatkan feel panggung.
  • ke empat : kesempatan emas dalam sebuah aksi panggung tidak akan banyak. Jaga konsentrasi dan jangan melepaskan perhatian selan momen - momen menarik di atas panggung.
  • ke lima : jangan menghabiskan waktu untuk terlalu sering me-review yang sudah kamu dapat melalui LCD. Momen yang indah bisa saja terjadi ketika kamu sedang memelototi LCD.
  • ke enam : jangan mudah puas dengan sebuah frame yang bagus. Percayalah, sepanjang aksi berikutnya, mungkin saja akan ada momen yang lebih bagus.
  • ke tujuh : memotret panggung bukan hanya membutuhkan kejelian mata untuk mendapatkan momen dan sudut pandang yang bagus. Tetapi sangat membutuhkan kepekaan hati untuk merasakan kapan sang aksi panggung bisa benar - benar mengeluarkan feel terbaiknya.
Selamat mencoba, badaikan momen aksi panggung idolamu ^_^

Jumat, 17 Mei 2013

teknik memotret makro

hai, kamu suka sama objek kecil? mau tau nggak caranya memotret makro? simak ya :)

Fotografi makro merupakan salah satu cabang fotografi. Foto pada cabang ini merupakan foto-foto sesuatu yang kecil, dimana foto-foto tersebut mengutamakan detail yang tinggi dan posisi yang sangar dekat. Mengambil objek yang kecil tanpa menggunakan alat bantu optik seperti mikroskop merupakan karakteristik dari cabang ini. Hewan-hewan  kecil, benda-benda kecil, tetesan air dan tekstur merupakan objek yang umum pada cabang fotografi ini.

Beberapa orang akan berkata bahwa foto makro hanya dapat dihasilkan dengan lensa makro. Hal ini sangatlah tidak benar karena kita dapat membuat foto makro dengan cara :
  1. Kaca pembesar
  2. Lensa Tele (100mm - 300mm)
  3. Extension tube
  4. Reverse ring
  5. Filter close up
  6. Kamera HP
  7. Kamera Poket
  8. Dll
Foto makro merupakan foto yang sangat menarik dan unik, namun tidak banyak orang mengetahui bagaimana cara membuatnya. Selain itu tidak banyak juga yang tau bahwa foto makro dapat dibuat dengan kamera poket, atau kamera HP. Selain membahas beberapa hal yang dapat dipakai untuk membuat foto makro, ada beberapa hal yang penting untuk memahami dalam membuat foto makro. 

1. Depth Of Field (DOF)
DOF atau kedalam ruang tajam dalam foto, merupakan bagian yang sangat penting dari foto makro. Hal ini dikarenakan kedalaman yang berbeda menimbulkan kesan visual yang berbeda. Dalam foto makro ruang tajam akan membantu dalam memfokuskan dan memperjelas objek foto.

2. Fokus
Dalam foto makro fokus memiliki peran sebagai penentu, bagain mana yang menjadi utama dalam foto tersebut. Mode fokus manual atau auto menjadi pilihan dalam memperoleh fokus. Fokus auto sangat baik pada objek-objek diam dan tetap, namun untuk objek-objek yang bergerak mode fokus auto sering kali tertinggal. untuk itu gunakanlah fokus manual dan percayakan foto kamu pada kemampuan indra pelihatmu.
3. Lighting
Pencahayaan merupakan faktor yang sangat menentukan dalam memunculkan detail dan kecerahan dalam sebuah foto makro. Pencahayaan didapat dengan alami atau buatan. Pencahayaan alami didatat dari sumber alami yaitu matahari, bulan, api dll. Sedang pencahayaan buatan didapat dari suber-sumber buatan seperti lampu belajar, blitz, senter dll. Menurut saya cahaya yang terbaik adalah cahaya alami. Karena foto yang dihasilkan lebih natural seperti pada foto berikut.

4. Komposisi
Komposisi merupakan bagian yang menarik, sebenarnya setiap orang memiliki komposisinya sendiri karena komposisi merupakan cara seorang untuk berkomunikasi dalam dunia visual. Terdapat keindahan umum yang disepakati dan dirasakan oleh setiap manusia dan hal inilah yang membentuk teori komposisi. Dengan sering melihat foto-foto yang bagus dan terus mombuat foto makro maka lama kelamaan kemampuan anda dalam mengkomposisikan obyek foto akan semakin baik.

5. Kesabaran dan ketekunan
Kesabaran dan ketekunan merupakan faktor penting dalam fotografi makro, hal ini dikarenakan untuk mendapatkan foto yang baik perlu sabar dalam menentukan fokus, sabar dalam menunggu momen yang tepat dan tekun dalam mencari, karena hewan-hewan kecil sangat sulit untuk ditemukan tanpa kesabaran.

6. Momen dan keberuntungan
Sebenarnya apabila ditarik sebuah persamaan keberuntungan merupakan persamaan dari kerjakeras dan ketekunan. Dalam fotografi makro seorang yang beruntung mendapatkan sebuah momen yang tepat ketika mereka secara tekun mengunjungi sebuah tempat untuk mendapatkan sebuah momen yang tepat. Ketekunan dalam menyediakan waktu untuk mencari foto menimbulkan peluang yang semakin besar untuk mendapatkan foto yang bagus dengan momen yang baik. Disamping tentunya ketepatan kita menekan tombol pelepas rana saat tertentu.

contoh fotografi makro :





*Sumber : www.justfotome.com

Selasa, 23 April 2013

TEKNIK FOTOGRAFI #4

Ini teknik fotografi yang terakhir yang bakal aku share buat kamu kamu nih..

4. ZOOMING

Teknik ini akan menimbulkan kesan background yang menunjukkan pada objek. Mata orang yang melihat secara psikologis akan menuju langsung pada objek.

Untuk menghasilkan foto dengan efek ini, diperlukan lensa yang bisa diatur jaraknya. Tidak bisa menggunakan lensa fix yang jaraknya sangat teramat paten. Interval jarak zoom yang lebih panjang akan menghasilkan efek zooming yang lebih baik.

Caranya : lakukan focusing pada objek, arahkan fokus pada titik dimana lensa akan berhenti diputar. Setelah itu, kunci focusing yang sudah kamu dapatkan. Selanjutnya putar zoom lensa ke arah yang diinginkan (zoom out atau zoom in) perbedaan putaran akan menghasilkan efek yang berbeda. Jangan lupa shutter speed yang tidak terlalu tinggi, untuk hasil yang lebih maksimal gunakan tripod/monopod.

zooming [dok.pribadi]

sumber : Buku Rangga Aditiawan - Mahir Fotografi untuk Hobi dan Bisnis

TEKNIK FOTOGRAFI #3

3. PANNING

Jika blurring membuat buram objek, maka panning membuat buram background. Teknik ini adalah kebalikan dari blurring. Panning akan menimbulkan kesan objek bergerak begitu cepat. teknik ini biasanya dipakai pada objek yang bergerak cepat.

mau tau caranya?

Lakukan pemfokusan terhadap objek, kira-kiralah kecepatannya, shutter speed rendah daripada gerakan objek. Setelah benar-benar fokus dan sesuai, maka tekan tombol rana sembari gerakan kamera mengikuti arah objek. Perlu kehati-hatian dan prehitungan yang matang, karena salah-salah objek yang akan ditegaskan akan menjadi blur. Kunci titik fokus pada objek yang akan dibidik.

[dok.pribadi]


sumber : Buku Rangga Aditiawan - Mahir Fotografi untuk Hobi dan Bisnis

TEKNIK FOTOGRAFI #2

ini dia teknik ke duanya, selamat membaca :)

2. FREEZING

Fotografi merupakan salah satu alat untuk merekam peristiwa. Namun, ketika menggunakan teknik ini, waktu terasa benar benar dihentikan pada selembar foto. Gerakan yang cepat dari objek dihentikan melalui rana.

teknik seperti ini baiknya digunakan pada objek yang bergerak cepat. Selain akan terlihat ekspresif, kesan pembekuan akan lebih kental terasanya. Gerakan seperti melompat, berlari, meninju, menendang adalah hal yang lazim untuk dibekukan. Dengan teknik freezing, objek akan terlihat lebih ekspresif.

Cara mendapatkan foto dengan teknik Frezzing adalah fokus pada shutter speed. Pasanglah shuter speed tinggi, usahakan gerakan si objek tidak lebih cepat daripada shutter speed yang sudah di atur. Tipsnya, carilah pencahayaan yang paling baik. Selamat mencoba guys :)

[dok.pribadi]

sumber : Buku Rangga Aditiawan - Mahir Fotografi untuk Hobi dan Bisnis

TEKNIK FOTOGRAFI #1

Halo bloggest :) malem ini aku mau share tentang teknik teknik fotografi lho, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam teknik fotografi. simak ya..


Membuat sebuah foto bukan hal mudah. Perlu kejelian dan imajinasi kuat. Setiap inchi pada frame sangatlah berharga. Jadi pertimbangkan dengan baik apa yang akan dibuat dalam frame. Dalam fotografi ada beberapa teknik yang bisa dipakai fotografer untuk mempercantik gambarnya. Semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan lho. Sebuah foto pada dasarnya dapat dibagi menjadi beberapa bagian, yaitu foreground dan background. Foreground adalah bagian utama pada suatu foto. Sedangkan background adalah latar yang berada paling belakang dalam komposisi foto. Teknik pertama yang bakal kita ulas itu teknik BLURRING

1. BLURRING
Blur bukan berarti tidak jelas secara keseluruhan. Ada beberapa bagian foto yang ditegaskan, ada juga beberapa bagian foto yang dikaburkan. Untuk menciptakan teknik ini mempertegas fokus pada objek harus diperhatikan. Cara menghasilkan foto dengan teknik blurring adalah dengan menggunakan shuter speed yang rendah. Objek yang akan dibuat menjadi blur harus bergerak lebih cepat dari shuter speed. Pertama - tama atur terlebih dahulu diafragma sesuai kebutuhan, berlanjut pada shuter speed, titik fokus harus berada di background foto, jangan biarkan kamera bergerak, memakai tripod akan lebih baik. a. Membuat blur objek jika kamu ingin menghasilkan foto dengan teknik blurring, usahakan terlebih dahulu mengukur gerak objek. Simple-nya, kunci saja shutter speed di angka yang kira-kira cukup untuk membuat objek terlihat kabur. Untuk masalah pencahayaan, kamu bisa mengutak-atik bukaan diafragma.

 [dok.pribadi]

b. Membuat blur background Selain menggunakan lensa dalam posisi focusing manual merupakan salah satu cara terbaik. Semakin jauh jarak objek dan background, maka akan terlihat blur. Background yang blur dipengaruhi oleh ukuran lensa dan bukaan diafragma. Semakin zoom lensa, background semakin blur. Begitu pula jika ruang ketajaman dari diafragma diubah, maka background akan terlihat blur

  [dok.pribadi]

teknik kedua dilanjut di postingan berikutnya ya guys, wait new post from me :)

sumber : Buku Rangga Aditiawan - Mahir Fotografi untuk Hobi dan Bisnis